Belimbur, Ritual di Puncak Festival Erau Adat Kutai

Warga beramai-ramai turun ke jalan dan berbasah-basahan dalam ritual belimbur.

Naga Bini dan Naga Laki diulur ke kutai lama oleh rombongan keraton. Beberapa ritual juga dilangsungkan yakni beumban, begorok, rangga titi dan berakhir pada puncaknya yakni ritual belimbur. Para warga pun mulai beramai-ramai memenuhi tepian mahakam untuk melangsungkan ritual belimbur yaitu siram menyiram sesama anggota masyarakat. Sebuah ritual yang memiliki filosofi bahwa air yang merupakan sumber utama kehidupan yang dipercaya sebagai media untuk mensucikan diri dari sifat-sifat buruk dan jahat.

Ritual ini benar-benar unik dan tentunya ini pengalaman pertama saya buat ngeliat dan ikut dalam ritual adat Kutai seperti ini. Sayang banget, saya dan kawan-kawan kesiangan maklum malamnya nyari penginapan di Tenggarong tapi udah penuh semua. Mau gak mau harus balik dulu ke Samarinda sekitar 20 kilometeran buat nyari penginapan. Sebenarnya, sebelum ritual Belimbur ini dilangsungkan, ada upacara adat di Keraton. Yah mau gak mau, karena kesiangan itu jadinya kelewatan deh buat ngenyaksiin upacara ulur naga. Tapi gak papa, yang penting Belimbur gak kelewatan deh haha.

Belimbur jadi ajang mengeratkan silaturahmi juga dengan kawan-kawan.
Jam 10.20 pagi akhirnya tiba di tepian mahakam Tenggarong. Padahal acaranya udah dimulai sejak jam 09.00 pagi. Warga udah beramai-ramai berkumpul di sepanjang tepian mahakam buat mengambil air dari mahakam bahkan ada yang udah nyiapin air bersih dari rumah sendiri. Mereka semua berkumpul di setiap sudut jalan. Dan siap buat saling menyiramkan air sesama anggota masyarakat yang sedang berkumpul dan bahkan yang melintasi jalan raya. Gak ada yang boleh marah ketika tersiram air. Namun, ada pula maklumat yang dikeluarkan sultan dalam menyiramkan air ke sesama anggota masyarakat. Selama beberapa kali saya berkunjung ke kota yang dilalui sungai mahakam ini, ini adalah pengalaman pertama saya mandi menggunakan air mahakam hehe. Not bad, walau memang air mahakam begitu coklat di mata.

Anak-anak juga turut dalam sukacita ritual Belimbur di Tenggarong.


Mulai dari orang tua, dewasa bahkan anak-anak beramai-ramai berkumpul di pinggir jalan. Ada yang menggunakan selang, ember, plastik yang diisi air, anak-anak yang pake senjata air mainan dan bahkan menggunakan water canon milik pemadam. Benar-benar gak bisa sembunyi deh kalo udah lewat tepian mahakam.

Bebasahan sekalian cuci motor seru kali yah.


Ritual ini bener-bener wajib buat dilestarikan. Karena, ritual ini hanya ada di negeri kita tercinta Indonesia. Oleh karena itu, keunikan adat budaya inilah yang membuat Indonesia makin dikenal di kancah internasional. Itulah alasannya mengapa saya cinta Indonesia dan senang banget melakukan perjalanan negeri yang kaya ini

Jadi, siapkah kalian buat menjaga dan melestarikan tradisi, serta adat budaya Indonesia? So, selamat menjelajah dan bertemu dengan hal baru.

Oh ya, jika kalian ngeliat sesuatu hal yang unik di daerah kalian. Jangan ragu-ragu buat di ceritain, kalian bisa share cerita kalian di instagram ataupun sosial media lainnya. Jangan lupa juga buat tag instagram saya @rizalabdlh_ biar bisa baca juga cerita kalian.


Sekilas video keseruan ritual adat Belimbur.

video
 

1 comment:

Powered by Blogger.