Lebaran Spesial di Air Terjun Tembinus

Air Terjun Tembinus di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Lebar-an kali ini spesial karena waktunya lebih panjang dari lebar-an sebelum-sebelumnya. Dan kali ini, waktu liburan yang panjang ini tentunya gak mau donk ngelewatin kesempatan ini secara sia-sia. Oleh karena itu, saya mencoba untuk bermain-main ke belakang rumah (masih seputaran kalimantan timur) tepatnya di Sepaku, Penajam Paser Utara yakni Air Terjun Tembinus. Seperti biasa, saya orangnya selalu dadakan. Ngebuat plan yang tiba-tiba, bahkan hujan deras sempat mengguyur dari dini hari hingga pagi hari dan kami pun tetap ngotot buat kesana.

Nungguin hujan dari malam jam 01.30 WITA hingga akhirnya sampai jam 07.00 WITA baru berhenti. Saya pun lets go!!! menggunakan mobil. Perjalanannya lumayan jauh sekitar 4jaman lebih. Dengan jalanan yang benar-benar bikin nahan iman.

Lets go !!!!!!
Sesampainya di Sepaku, saya dan kawan pun masuk ke dalam kawasan PT. ITCI Inhutani Manunggal Kalimantan. Yah,,, air terjun tersebut memang berada di areal perusahaan PT. ITCI yang merupakan kawasan Hutan Tanaman Industri. Jadi, jika kalian melewati kawasan ini jangan heran bakal banyak banget hutan-hutan yang di babat habis buat di tanamin tanaman pohon Akasia, Eucalyptus yang merupakan pohon bahan dasar pembuatan kertas.

Areal HTI (Hutan Tanaman Industri) di PT. ITCI menjadi pemandangan kami sepanjang perjalanan.
Sekitar kurang lebih setengah jam kita melewati areal ini, lika liku dan tanjakan hingga turunan serta jalanan yang terjal dengan batu-batu membuat perjalanan makin menyeramkan ditambah jurang di sebelah-sebelah jalanan. Tampak sesekali berpapasan dengan pekerja dan mobil-mobil pengangkut kayu dari PT. ITCI. Namun, ada juga pemandangan yang indah untuk mengobati ketakutan kita di perjalanan. Bahkan kami pun menyempatkan turun untuk sekedar mengabadikan pemandangan sekitar.

View indah yang menghadap teluk Balikpapan. Namun, sayang cuma bawa lensa kit jadinya gak keliatan teluknya dari kamera.

Lumayan buat menuhin feeds instagram (@rizalabdlh_) .
Akhirnya, mobil pun berhenti. Dan lohhh? mana air terjunnya? ternyata kita harus tracking dulu sekitar 15 menitan ke dalam hutan buat ke air terjun tersebut. Karena habis hujan, jadinya medan tracking menjadi licin dan berlumpur, butuh kesabaran dan kerja keras buat ngikutin jalanan tracking yang super duper licin.



Dan yang ditunggu-tunggu akhirnya sampai... Air Terjun Tembinus.




Hati-hati aja deh kalo udah nyampe di air terjun ini, agak slow dikit jangan langsung lari dan nyebur. Soalnya, batu-batu yang disini besar-besar dan licin. Bahkan beberapa kali saya sempat terpleset di air terjun ini. Tapi, air terjun ini benar-benar recomended banget bagi para backpacker maupun pecinta/penikmat alam. Suasana sejuk, adem dan hutan yang tentram bikin air terjun tembinus ini memiliki pesona yang berbeda. Air terjun ini memiliki ketinggian yang sangat tinggi.



Oh ya, buat kawan-kawan adventurous semua. Buat masuk menikmati air terjun tembinus ini gak perlu merogoh kocek. Kalian cuma perlu izin di pos satpam pintu masuk kawasan PT. ITCI dan jangan lupa tinggalkan KTP kalian buat berjaga-jaga yah mana tau kalian ..., soalnya areal ini bener-bener hutan dan gak ada sama sekali perkampungan.......

Ok deh sampai situ dulu perjalanan saya. Dan sampai jumpa di perjalanan selanjutnya keep explore!!!!


***


Video perjalanan saya di air terjun tembinus terangkum dalam sebuah cuplikan video  "A Visual Journey Eps. 1 (Borneo)" Go watch and check it out!!!!







11 comments:

  1. Pengen kesana, tapi jauh banget.
    Tp ditempat ane jg ada gan, namanya Air Terjun Nglirip.

    ReplyDelete
  2. Pemandangan nya indah banget gan, jadi pengen kesana, mungkin nanti kali yah, kalau udah banyak uang

    ReplyDelete
  3. Saya orang purwakarta, kami sering menyebut air terjun sebagai Curug. Gan, airnya agak keruh ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo disini banyak istilahnya. Kadang disebut doyam. Airnya lumayan lah jernih gk keruh2 amat. Kecuali pas musim hujan air bakal keruh

      Delete
  4. Kaya jalan sawit :D tapi pemandangan nya indah juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tapi, masih lumayan lah dibanding jalan sawit. Klo ini jalananya masih bisa dihapal. Klo jalan sawit susah buat dihapal hhe

      Delete

Powered by Blogger.