Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Terhadap Keseimbangan Lingkungan dan Kelestarian Alam

Pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap lingkungan.

Manusia adalah makhluk hidup yang tidak bisa lepas dari alam. Seiring berjalannya waktu, laju pertumbuhan penduduk semakin tinggi sehingga membuat tuntutan kebutuhan hidup pun juga semakin tinggi. Namun, darimanakah manusia memenuhi kebutuhan hidup itu? ya, jelas sekali dengan mengekploitasi sumber daya alam.Tapi tahukah anda, bahwa pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi itu memberikan dampak terhadap keseimbangan lingkungan dan kelestarian alam.

Berikut dampak lajunya pertumbuhan penduduk, antara lain:

1. Air Bersih
















Air merupakan sumber kehidupan. Tanpa adanya air manusia tidak dapat melangsungkan roda kehidupan. Meningkatnya jumlah penduduk membuat tingkat kebutuhan air bersih pun semakin tinggi. Sehingga, kelangkaan air bersih pun bisa saja timbul akibat pasokan air bersih yang sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan penduduk.

2. Ketersediaan Lahan
















Lajunya tingkat pertambahan penduduk juga membuat tingginya akan kebutuhan lahan baik untuk tempat tinggal, kegiatan industri, pertanian dan sebagainya. Jika populasi manusia lebih besar dengan jumlah lahan yang dibutuhkan maka, akan menyebabkan lahan yang semakin sulit untuk didapatkan.

3. Ketersediaan Pangan
















Manusia juga membutuhkan makanan untuk hidup sebagai sumber energi. Lajunya pertumbuhan penduduk membuat tingkat akan kebutuhan pangan juga akan semakin tinggi. Sehingga, jika ketersediaan pangan tidak dapat mencukupi kebutuhan. Maka, masalah kurang gizi di tengah masyarakat tidak mungkin tidak terjadi.

4. Pencemaran Lingkungan
















Tingginya jumlah penduduk juga membuat tingginya akan aktivitas manusia yang tentunya menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Dampak dari itu sendiri yakni pencemaran, yang meliputi:

- Pencemaran Udara
Gas buang dari kendaraan bermotor, asap pabrik kegiatan industri, dll.
- Pencemaran Tanah
Limbah-limbah rumah tangga, industri, pertanian, pasar, dll.
- Pencemaran Air
Limbah-limbah cair rumah tangga, industri, pertanian dll.

Oleh karena itu, permasalahan-permasalahan diatas tentu saja bisa dikendalikan dengan melakukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam langkah melakukan penekanan terhadap lajunya pertumbuhan penduduk seperti, lebih mendekatkan kembali program yang sudah ada yaitu KB (Keluarga Berencana) kepada masyarakat, Migrasi (perpindahan penduduk) serta pula meningkatkan pelayanan pendidikan agar keinginan perkawinan dini dapat ditekan. Dan melakukan program pelestarian lingkungan bersama masyarakat akibat dari pertumbuhan penduduk yang terlanjur tidak terkontrol seperti Reboisasi (Penghijauan kembali).

14 comments:

  1. Inilah persepsi orang tua kita zaman dahulu "banyak anak banyak rezeki"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yapz, itulah budaya zaman dahulu yg menjadi salah satu faktor tingginya tingkat fertilitas. Sampe sekarang sebagaian masyarakat masih ada yg mempercayainya.

      Delete
  2. Nikah muda faktor yg paling tinggi yg mempercepat pertumbuhan penduduk

    ReplyDelete
  3. Menarik, walau saya tdk pro dg masalah kebijakan pemerintah soal KB..:))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih atas komentarnya bang...:D Setidaknya artikel saya dapat memberikan gambaran tentang kehidupan yang akan terjadi ketika suatu daerah telah mengalami kepadatan penduduk hehe :D

      Delete

Powered by Blogger.